Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Ayo mulai

Desain Organisasi Pertemuan ke-28 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-28. Silahkan Anda analisis kasus berikut dan hubungkan dengan materi Inovasi, Intrapreneurship, dan Kreativitas hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Minnesota Mining and Manufacturing Co awalnya adalah perusahaan pertambangan. Namanya dikenal dengan 3M , bukan karena bisnis pertambangannya melainkan sebagai produsen Post It, kertas kecil dengan lem perekat yang mudah lepas, yang ternyata sangat membantu para pekerja kantoran dalam memberikan catatan.

Perusahaan ini didirikan tahun 1902 di “the Lake Superior town of Two Harbors”, Minnesota, Amerika Serikat. Melalui pergulatan bisnisnya yang pasang surut, pada tahun 1980 3M tiba-tiba melejit namanya karena produk yang bisa dibilang sangat sederhana, yaitu kertas kecil untuk menulis memo, sebagai pembatas halaman buku yang sedang dibaca atau untuk menulis catatan penting untuk diri sendiri.

Nama lengkapnya 3M Post-it Notes, terkenal dengan nama Post It. Bagi orang kantoran pasti sering menggunakannya. Bagaimana 3M bisa menemukan ide membuat kertas warna warni dengan lem perekat yang tidak terlalu kuat? Inilah yang menarik untuk dikaji. Perusahaan ini tidak secara sengaja melakukan riset dan menggali ide menciptakan kertas dengan perekat.

Awalnya adalah seorang bernama Spencer Silver yang mengembangkan produk perekat tapi dianggap gagal karena lem ciptaannya tersebut tidak dapat merekat dengan baik. Karena daya rekat kurang baik, maka produk ini dianggap sebagai produk gagal. “Lupakan saja,” kata manajemen perusahaan. Beberapa waktu kemudian  ada kompetisi ide kreatif yang diselenggarakan manajemen 3 M untuk para karyawannya, dalam rangka mengembangkan produk perusahaan.

Ary Fry, salah seorang karyawan, sedang menggali ide bagaimana cara membuat pembatas halaman buku yang mudah digunakan. Kebiasaannya saat itu adalah memberikan pembatas pada buku yang ia baca namun pembatas tersebut berserakan bahkan berjatuhan di lantai. Dia kemudian teringat salah satu koleganya yang bernama Spencer Silver yang pernah gagal mengembangkan produk perekat.

Fry mencoba lem tersebut pada sebuah kertas dan menjadikannya pembatas buku yang sedang ia baca.  Kertas tersebut dapat menempel dengan baik namun juga saat dilepas tidak merusak buku yang ia baca. Tidak hanya itu, selain sebagai pembatas buku, siapapun bisa memanfaatkan kertas ini untuk menulis catatan penting, menulis pesan dan membuangnya jika sewaktu-waktu tidak dibutuhkan.

Ary Fry berhasil menggali ide dari “produk gagal” berupa lem yang tidak merekat dengan kuat karya Spencer Silver menjadi menjadi lem untuk kertas yang bisa ditempel di mana saja dan bisa dilepas kapan saja.

Atas ide kreatifya Ary Fry akhirnya memenangkan hadiah besar dari kompetisi tersebut dan hasil penemuannya yang disebut Post It Notes menjadi produk yang laku keras di berbagai negara. Hingga saat ini Brand Post-it sudah memiliki lebih dari 4.000 varian produk dan telah menjadi merek yang terkenal dan sangat disukai di seluruh dunia.

Pertanyaan:

Berdasarkan kasus di atas, silahkan Anda analisis bagaimana Intrapreneurhsip Karyawan dapat berkembang di sebuah perusahaan dan bagaimana cara-cara perusahaan dapat memacu kreativitas karyawannya agar mampu berinovasi demi kebaikan perusahaan di masa depan.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Iklan

Desain Organisasi Pertemuan ke-23 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-23. Silahkan Anda analisis kasus berikut dan hubungkan dengan materi Organisasi Transformasi: Kelahiran, Pertumbuhan, Penurunan, dan Kematian hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Jika organisasi gagal dalam me-manage proses pertumbuhannya secara efektif, maka hasilnya adalah organisasi tersebut akan mengalami kemunduran, suatu tahap dimana organisasi gagal untuk mengantisipasi, mengetahui dan merubah tekanan internal maupun eksternal yang mengancam keberlangsungan organisasi tersebut.

Sebutkan dan jelaskan 1 (satu) perusahaan nasional atau multi nasional yang mengalami kondisi seperti pada pernyataan di atas dan terangkan juga bagaimana hal itu dapat terjadi di perusahaan tersebut.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Desain Organisasi Pertemuan ke-17 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-17. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Desain Organisasi dan Strategi Dalam Mengubah Lingkungan Global hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Desain organisasi pada umumnya mengikuti perencanaan karena organisasi harus menerapkan rencana strategis. Proses perencanaan itu sendiri karena mencakup suatu analisis atas lingkungan eksternal maupun kekuatan dan kelemahan perusahaan. Proses pengendalian merupakan proses yang dinamis dan berkesinambungan, dimulai dengan prestasi yang nyata dan mengukur prestasi tersebut, manajer membandingkan prestasi dengan standar, mengidentifikasi adanya penyimpangan dan menganalisis penyimpangan dan menentukan program perbaikan bila perlu, kemudian melaksanakan program perbaikan untuk mencapai prestasi yang diharapkan.

Pertanyaan:

Silahkan Anda jelaskan mengenai 4 (empat) tingkat strategi, antara lain: (1) Strategi tingkat fungsional, (2) Strategi tingkat bisnis, (2) Strategi tingkat korporasi, dan (4) Strategi ekspansi global.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Desain Organisasi Pertemuan ke-13 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-13. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Merancang Organisasi Struktur: Spesialisasi dan Koordinasi hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Apa yang Anda ketahui tentang:

(1) Struktur Fungsional, (2) Struktur Divisional, (3) Struktur Produk, (4) Struktur Multidivisional, (5) Struktur Matrik, dan (6) Struktur Matrik Multi Divisi

Serta berikan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing struktur tersebut.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Desain Organisasi Pertemuan ke-6 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-2. Silahkan Anda analisis kasus berikut dan hubungkan dengan materi Memimpin dalam Perubahan Lingkungan Global hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Perubahan merupakan proses yang terjadi secara terus-menerus dalam pertumbuhan suatu organisasi. Disatu sisi faktor eksternal yang mendorong terjadinya perubahan dan disisi yang lain perubahan dirasakan sebagai suatu kebutuhan internal.Perubahan organisasi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Ada banyak kendala yang bisa menghadang program-program perubahan,antara lain adalah: kendala-kendala sistem keorganisasian dan kekuasaan, perbedaanperbedaan dalam orientasi fungsional dan struktur organisasi yang mekanistik, kultur organisasi, norma kelompok, pemikiran kelompok (group think) dan kendala-kendala individual, seperti ketidaksiapan yang mengakibatkan rasa ketidakpastian, kekhawatiran dan ketidakamanan.

Pada dasarnya bidang organisasional yang bisa menjadi sasaran perubahan, yaitu struktur organisasi, teknologi, setting fisik, dan sumberdaya manusia Mengingat pentingnya upaya perubahan organisasional di tengah lingkungan yang berubah cepat dan bahkan acapkali bersifat diskontinyu, dan mengingat strategis dan krusialnya bidang-bidang sasaran perubahan serta kompleksnya faktor-faktor yang dapat merintangi upaya perubahan, maka perubahan organisasional seringkali tidak dapat dibiarkan terjadi secara “alamiah” saja. Perubahan seringkali perlu dirancang, direkayasa dan dikelola oleh suatu kepemimpinan yang kuat, visioner, cerdas, dan berorientasi pengembangan. Dengan perubahan diharapkan organisasi dapat tumbuh dan mampu bersaing di dalam dunia bisnis yang selalu unggul dalam persaingan.

Lebih spesifik untuk kepemimpinan di tengah dunia yang berubah, adalah perilaku kepemimpinan yang berorientasi pengembangan, yaitu kepemimpinan yang menghargai eksperimentasi, mengusahakan munculnya gagasan-gagasan baru, dan menimbulkan serta melaksanakan perubahan. Pemimpin demikian akan mendorong ditemukannya cara-cara baru untuk menyelesaikan urusan, melahirkan pendekatan baru terhadap masalah, dan mendorong anggota untuk memulai kegiatan baru.

Begitulah, di tengah gencarnya perubahan lingkungan, tanpa upaya perubahan organisasional yang tepat di bawah kepemimpinan yang kuat, visioner, cerdas, dan berorientasi pengembangan, suatu organisasi akan berjalan terseok, bahkan mungkin akan mati didera kuatnya arus perubahan.

Pertanyaan:

Berdasarkan kasus di atas, silahkan Anda analisis bagaimana Pengaruh Kepemimpinan dalam Perubahan Organisasi!

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Desain Organisasi Pertemuan ke-2 (Smt. Ganjil 2022/2023)

Setelah membaca materi PPT dan e-book yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-2. Silahkan Anda analisis kasus berikut dan hubungkan dengan materi Desain dan Efektivitas Organisasi hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Studi Kasus

Berdasarkan Keppres No. : 87 Tahun 2003 Tentang Penggabungan STPDN Kedalam IPDN untuk peningkatan efisiensi, mutu, dan perwujudan kesatuan sistem pendidikan kepamongprajaan, Untuk itu perlu diadakan penataan organisasi IPDN Depdagri. Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Efektivitas Organisasi IPDN Depdagri belum terlaksana secara optimal, karena Statuta dan SOTK PTK belum disahkan, rendahnya pengawasan, kualitas dan kuantitas SDM, disiplin pegawai, dan sarana prasarana belum memadai. Organisasi yang baik adalah organisasi yang dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara efektif dan efisien, Efektivitas organisasi IPDN Depdagri belum efektif dan efisien terhadap kemampuan menyesuaikan diri, produktivitas organisasi belum sesuai dengan yang diharapkan, sarana/prasarana belum memadai, kepuasan kerja pegawai masih sangat rendah (belum proporsional). Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi IPDN Depdagri antara lain struktur organisasi belum ditata dengan baik karena statuta dan SOTK PTK belum disahkan, pelaksanaan tugas dan fungsi masih tumpang tindih. Kualitas SDM dan disiplin sangat rendah, belum profesional dalam menjalankan tugas dan fungsi. kepemimpinan yang ada belum menunjukkan adanya kerjasama dengan bawahan, rendahnya pengawasan dan koordinasi. sehingga organisasi belum menunjukkan efektif

Pertanyaan:

Berdasarkan kasus di atas, silahkan Anda analisis bagaimana efektivitas organisasi dan faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas organisasi IPDN Depdagri, serta rekomendasi apa yang dapat Anda berikan agar efektitivitas organisasi IPDN Depdagri dapat tercapai.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Manajemen Operasi Pertemuan ke-31

Setelah membaca bahan perkuliahan yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-31. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Pemeliharaan dan Keandalan hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Pemeliharaan (maintenance) dan keandalan (reliability) merupakan sebuah elemen penting dalam mempertahankan kemampuan sistem dalam suatu badan usaha agar selalu dalam kondisi kelayakan bekerja atau di bawah suatu standar kondisi tertentu. Dengan demikian, guna mencapai stabilitas maintenance dan reliability, maka butuh adanya desain dan ketahanan sistem dalam sebuah badan usaha, agar tercapai kinerja dan standar kualitas.

Pertanyaan:

Berdasarkan pemaparan di atas, silahkan Anda jelaskan 1 (satu) contoh perusahaan multi nasional yang telah menerapkan pemeliharaan dan keandalan dalam perusahaan.

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Manajemen Operasi Pertemuan ke-14

Setelah membaca bahan perkuliahan yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-14. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Sumber Daya Manusia, Desain Pekerjaan, dan Pengukuran Kinerja hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Desain pekerjaan dapat didefenisikan sebagai fungsi penetapan kegiatan-kegiatan kerja seorang individu atau kelompok secara organisasional. Tujuannya adalah untuk mengatur penugasan-penugasan kerja yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi dan teknologi dan memuaskan kebutuhan-kebutuhan pribadi dan individual para pemegang jabatan.1 Desain pekerjaan adalah suatu fungsi kompleks karena hal ini memerlukan pemahaman baik terhadap variabel-variabel teknikal maupun variabel-variabel sosial. Bila variabel-variabel tersebut diabaikan maka disain pekerjaan akan menyebabkan kegiatan-kegiatan dilakukan secara tidak efektif dan efisien. Di samping itu, desain pekerjaan harus menetapkan berbagai faktor yang mempengaruhi struktur pekerjaan akhir. Keputusan-keputusan harus dibuat yang bersangkutan dengan tugas-tugas apa yang akan dilakukan, siapa yang akan melakukan, di mana, kapan, mengapa dan bagaimana tugas-tugas dilakukan. Desain pekerjaan menetapkan secara lengkap isi pekerjaan dan tanggung jawab pekerjaan para pekerja.

Pertanyaan:

Berdasarkan pemaparan di atas, silahkan Anda jelaskan mengapa desain pekerjaan sangat penting bagi suatu organisasi dan mengapa dalam mendesain pekerjaan harus mempertimbangkan praktek kerja yang telah dilaksanakan selama ini!

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Manajemen Operasi Pertemuan ke-12

Setelah membaca bahan perkuliahan yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-12. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Strategi-Strategi Lokasi hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

isaat manajemen telah memutuskan untuk beroperasi disatu lokasi tertentu, banyak biaya menjadi tetap dan sulit untuk dikurangi. Sebagai contoh, jika sebuah lokasi pabrik baru berada dalam satu daerah dengan biaya yang tinggi, bahkan manajemen yang baik dengan strategi penekanan biaya energi yang luar biasa akan memulai dengan kerugian. Hal yang sama terjadi dengan manajemen yang memiliki strategi sumber daya manusia yang baik namun tenaga kerja pada lokasi yang dipilih mahal, kurang terlatih dan memiliki etos kerja yang buruk. Dengan demikian, kerja keras yang dilakukan manajemen untuk menetapkan lokasi fasilitas yang optimal merupakan investasi yang baik. [1]

Pentingnya keputusan akan lokasi perusahaan ditentukan oleh biaya dan ketidakmungkinan menaikkan taruhan dan menjalankan bisnis yang telah didirikan. Jika pilihan lokasi tersebut buruk. Bisnis mungkin tidak akan pernah berkembang, bangkan dengan pendanaan yang mencukupi dan kemampuan menejerial yang lebih baik, pengaruh ini dengan sangat jelas diakui oleh mata rantai nasional. Mereka menghabiskan ribuan dolar untuk menyelidiki berbagai tempat sebelum mendirikan toko-toko baru.[2]

Keputusan lokasi sering bergantung kepada tipe bisnis. Untuk keputusan lokasi industri,strategi yang digunakan biasanya adalah strategi untuk meminimalkan biaya,sedangkan untuk bisnis eceran dan jasa prefesional, strategi yang digunakan terfokus pada memaksimalkan pendapatan. Walaupun demikian,strategi lokasi pemilihan gedung , dapat ditentukan oleh kombinasi antara biaya dan kecepatan pengiriman. Secara umum, tujuan strategi lokasi adalah untuk memaksimalkan keuntungan lokasi bagi perusahaan.

Keputusan lokasi tidak sering dilakukan oleh perusahaan, biasanya karena permintaan telah melebihi kapasitas pabrik yang ada, atau karena adanya perubahan produktivitas tenaga kerja, valuta asing, biaya-biaya, dan sikap masyarakat sekitar. Perusahaan juga dapat memindahkan fasilitas manufaktur atau jasa mereka, karena adanya pergeseran demografi dan permintaan pelanggan.

Pertanyaan:

Berdasarkan pemaparan di atas, silahkan Anda jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penentuan lokasi!

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!

Manajemen Operasi Pertemuan ke-11

Setelah membaca bahan perkuliahan yang terdapat di Spada terkait materi pertemuan ke-11. Silahkan Anda menjawab pertanyaan berikut dan hubungkan dengan materi Strategi Proses hari ini.

Dilarang meng-COPY PASTE jawaban dari sesama rekan atau sumber lain.

Terdapat tiga kata kunci dalam manajemen operasional: efektifitas, efisiensi, dan keunggulan kompetitif. Kata kunci ini diambil dari tujuan yang ingin dicapai dari implementasi manajemen operasional, yaitu penciptaan keunggulan kompetitif melalui pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien. 

Strategi proses merupakan pendekatan yang dilakukan oleh suatu organisasi dalam mengubah sumber daya menjadi barang atau jasa. Keputusan strategis yang akan diambil oleh manajer operasional memiliki tujuan untuk membentuk suatu proses yang dapat menghasilkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, menggunakan sumber daya yang tersedia atau dikelola oleh perusahaan. Pengambilan keputusan strategi proses memiliki manfaat dalam jangka panjang, yaitu terkait dengan efisiensi dan fleksibilitas proses produksi, hingga konistensi kualitas dan biaya produksi dari produk yang dihasilkan.

Pertanyaan:

Berdasarkan pemaparan di atas, silahkan Anda jelaskan beberapa pertimbangan dalam penentuan strategi proses oleh manajer operasional selain jumlah dan jenis produk yang dihasilkan!

Tuliskan jawaban Anda pada kolom komentar di bawah ini!